Come, Go, Repeat

Boredom, anger, sadness, or fear are not ‘yours,’ not personal. They are conditions of the human mind. They come and go. Nothing that comes and goes is you.

Eckhart Tolle

Come and go, ada datang, ada juga peristiwa pergi. Suka tidak suka, mau gak mau, siap atau nggak kita akan hadapi peristiwa datang dan pergi. Tetapi tidak selamanya kepergian sesuatu berefek buruk. Siapa diantara mereka yang bisa cepet move on, bakal dapet imbalan setimpal. Bisa dapat pengganti yang lebih baik atau naiknya level hidup.

Rasa jenuh, marah, sedih yang berlarut-larut akibat suatu kehilangan,hanya akan merusak perjalanan hidup. Jadi sudahi murungmu, temukan jutaan kesenangan di luar sana.

How To Make Today Better Than Yesterday

Semua orang ingin sukses? Pasti! Ingin lebih baik? Tentu! Tapi terkadang hanya menjadi sebatas wacana karena tidak tahu bagaimana caranya. Nah berikut ini ada beberapa panduan simple yang bisa langsung kita jalankan untuk membuat hari ini lebih baik dari kemarin.

1. Tentukan Target dan Tujuan

Menentukan target atau goal bisa dimulai dari hal yang kecil. Misalnya, kalau kita punya kebiasaan bangun siang, coba ubah kebiasaan itu dengan tentukan target harus bangun setiap jam 5 pagi. Setelah terbiasa dengan goal kecil dan konsisten mencapainya, maka target lain yang lebih besar akan mudah ditaklukkan juga.

2. Buat Jadwal & Deadline 

Dengan jadwal tertulis, apa yang akan kita kerjakan lebih terstruktur dan terorganisir, bisa meminimize waktu yang terbuang sia-sia, efeknya dapat memicu produktifitas. Jangan lupa, buat tenggat waktu (deadline) agar jadwal yang sudah dibuat bisa tetap terkontrol.

3. Lakukan Sekarang Juga

Semakin banyak menunda pekerjaan, semakin banyak waktu terbuang. Semakin cepat semuanya dimulai, semakin banyak yang akan dihasilkan. Ingat pepatah, waktu adalah uang!

4. Rutin Berolahraga

Agar passion tetap terjaga, tubuh pun harus selalu dalam kondisi fit dan sehat. Caranya, rutinlah berolahraga. Badan yang bugar lebih mudah berpikir kreatif & lebih optimis menghadapi hidup.

5. Cukup Istirahat

Tubuh bukan mesin, berikan hak untuk cukup beristirahat agar produktifitas tidak terganggu. Idealnya manusia tidur paling lama 8 jam sehari.

6. Luangkan Waktu Untuk Orang-orang Tersayang

Sesibuk apapun, luangkan waktu untuk teman, keluarga dan orang tersayang. Berbagi dengan orang-orang tercinta, bisa memacu diri kita untuk terus semangat mencapai goal.

7. Evaluasi

Lakukan evaluasi secara reguler untuk mengetahui apa saja yang kurang dan harus diperbaiki dalam proses pencapaian goal. Hal ni sangat efektif untuk mengindari pengulangan kesalahan.

 

Andalkan Diri Sendiri!

Kebiasaan banyak dari kita, entah sadar atau tidak, kerap menggantungkan kebahagiaan diri pada orang lain, termasuk menaruh harapan terlalu tinggi pada pasangan, pada orang yang dicintai atau pada seseorang yang disukai.

Sungguh kesalahan besar, menjadikan orang lain sebagai alasan/sumber bahagia, meskipun itu adalah orang yang sangat dicintai sekalipun. Pernahkah membayangkan, apa yang terjadi jika mereka pergi? Sementara atau selamanya! Kelabakan sendiri? Mulai lagi dari nol? Meratap? Menyesal? Stress?

Sebelum semuanya memburuk, mari mulai biasakan, untuk mengandalkan diri sendiri dalam hal apapun. Sehingga, andai satu saat andalanmu hilang, kau masih bisa tetap berdiri & melanjutkan perjalanan hidup.

 

No More I Hate You’s

Percaya atau tidak, di samping karena chemistry dan sedikit nafsu, cinta bisa hadir karena proses “pemaksaan secara halus” alias pembiasaan. Meskipun pada awalnya kita benci pada seseorang, keadaan bisa berbalik 180 derajat, and that’s absolutely possible. Itulah kenapa ada ungkapan yang menyebut: “Benci sama seseorang itu  sewajarnya aja lah, karena nanti kamu bisa-bisa jatuh cinta.”

Perasaan hati yang biasa saja pun tentu bisa berubah, tergantung bagaimana usaha si pejuang cinta menaklukan “sasarannya“. Masih ingat pepatah Jawa yang berbunyi:

Witing tresno jalaran soko kulino”. 

Artinya, cinta bisa datang karena proses pembiasaan. See? Gak ada yang gak mungkin dalam urusan hati, cinta bisa diperjuangkan, disertai sabar, konsisten dan positive thinking.

Kunci penting bagaimana menaklukan hati seseorang ada dalam perhatian, kenyamanan dan pengorbanan. Perhatian membuat seseorang merasa berharga, kenyamanan membuat seseorang addict, dan pengorbanan membuat hati menjadi luluh.

Tapi ingat, semua itu harus dilakukan dengan smooth, perlahan dan mengalir wajar, hingga semuanya terekam sempurna dalam memory bawah sadar mereka.

Selamat berjuang!

Dunia Tak Butuh Pengakuanmu

Dia baru saja lulus S2 dan seluruh dunia sepertinya harus tahu. Setiap orang diberinya woro-woro. Kadang terselip istilah-istilah yang tidak familiar pada saat berbincang santai.

Oh God, orang ini kenapa? Dulu dia tidak begitu. Sekarang dia sudah berubah. Tak lagi nyaman ngobrol bareng dia. Mengindarinya adalah jalan terbaik untuk sementara ini.

Menjadi pintar paripurna itu butuh kesadaran yang juga menyeluruh, tidak perlu “memaksa” orang lain untuk mengakui keberadaan diri kita di level yang lebih tinggi. Biarkan waktu yang melakukan itu semua.

Sepertinya Dia Bohong

Penting untuk tahu apakah lawan bicara kita jujur atau sedang melakukan kebohongan. Ini dia tanda-tanda simple yg bisa dijadikan acuan untuk mendeteksi ketidakjujuran seseorang:

  1. Orang yang sedang berbohong biasanya reflek menghindari kontak mata dengan lawan bicaranya. Inilah bahasa tubuh yang sulit disembunyikan ketika berbohong.
  2. Tiba-tiba saja berbelit dalam berbicara, atau mengucapkan kata-kata dengan pertanyaan gak penting, misalnya: “Dari mana kamu tahu?”
  3. Terlalu banyak detail, menambah-nambahkan informasi tanpa diminta, dengan harapan akan menguatkan kebohongannya.
  4. Beralibi dengan kata-kata basi.
  5. Bahasa tubuh secara umum tampak tidak rileks.
  6. Jangan abaikan insting, biasanya akan memberi warning bahwa ada sesuatu yang tidak beres dengan lawan bicara kita.

Di samping tanda-tanda tadi, alam juga berbaik hati akan membantu kita menguak satu kebohongan pada saat yang tepat.